Perjuangan Sosok Kartini Muda di PJKA: Keteguhan Ari Setiawati Melawan Pembengkakan Otak

Namanya Ari. Sebuah nama yang unisex, kalau kata rekan-rekan PJKA. Disebut nama unisex karena nama Ari bisa cewek, bisa cowok. Tapi kali ini yang dibahas Ari yang cewek. Ari Setiawati lengkapnya.

Ari Setiawati atau yang biasa dipanggil Mbak Ari merupakan salah seorang anggota paguyuban PJKA cewek (baca: PJKAnita) dari Yogyakarta. Saat ini ia bekerja di sebuah perusahaan operator telekomunikasi di Bekasi.

Lika-liku hidup Mbak Ari cukup menarik. Ia pernah mengalami suatu masa kritis dalam salah satu fase hidupnya yang nyaris membuatnya putus asa. “Saya pernah mengalami fase kritis dalam beberapa tahun, saat dokter mendiagnosa otak saya mengalami pembengkakan.”, kata mbak Ari dalam obrolan bersama redaksi www.PaguyubanPJKA.org.

Saya pernah mengalami fase kritis dalam beberapa tahun, saat dokter mendiagnosa otak saya mengalami pembengkakan.

Akibat mengalami pembengkakan pada otak, ia harus beristirahat selama kurang lebih dua tahun saat ia masih menempuh sekolah di bangku kelas 2 SMA. Selama waktu 2 tahun inilah roda kehidupannya seolah berhenti dalam sekejap. Bayang kematian selalu mengikuti langkah dan pikiran yang makin membuatnya tertekan.

Berkat rahmat Tuhan, dengan penuh kesabaran ia mulai berani menatap masa depan. Ia tinggalkan bayangan malaikat pencabut nyawa jauh di belakang. Setelah 2 tahun waktu berjalan, dokter menyampaikan bahwa Mbak Ari telah sembuh dari pembengkakan otak.

Kabar gembira itu pun lantas disyukurinya dengan mengambil program Kejar Paket C, sebuah program penyetaraan setingkat SMA guna menjadi salah satu persyaratan untuk melanjutkan sekolah di level berikutnya.

Lulus program Kejar Paket C, Mbak Ari memberanikan diri kuliah di luar kota. Bekasi menjadi tujuannya. Di Bekasi, ia mengambil kuliah jurusan Teknologi Informasi (IT). Sambil kuliah, ia juga bekerja. Perlahan, setelah menempuh waktu tiga tahun, ia berhasil diwisuda sebagai Ahli Madya. Momentum ini menjadi fase titik pencapaian kemenangan pertama Mbak Ari melawan pembengkakan otak di dalam kepalanya.

Seusai lulus kuliah, ia telah berpindah-pindah kerja dalam beberapa perusahaan berbeda. Namun walau sudah berpindah-pindah kerja, ia masih setia menjadi Pejuang PJKAnita yang telah dijalaninya tak kurang dari 6 tahun.

Semoga cerita perjuangan dari Mbak Ari Setiawati ini dapat menginspirasi kita semua.

# Salam Paseduluran Sak Lawase.

Selamat Hari Kartini untuk para Srikandi dan PJKAnita diseluruh penjuru bumi. (Redaksi)

Facebook Comments
About Mas Admin 41 Articles
|Admin Paguyuban PJKA | | Yang bertugas melakukan posting atas artikel dari non-kontributor |

Be the first to comment

Leave a Reply

Your email address will not be published.


*