Sambungan Antar Gerbong Putus, KA Brantas Terpaksa Berhenti di Stasiun Kranji

Perjalanan Kereta Api Brantas relasi Stasiun Kediri-Pasar Senen pada 27-28 Maret 2016 mengalami keterlambatan cukup signifikan. Kereta yang seharusnya dijadwalkan tiba di Stasiun Pasar Senen pada 28 Maret 2016 pukul 02.14 WIB baru sampai sekitar pukul 03.30 WIB.

Baca: Karena Operasi Gabungan dan Gerbong Putus Sambungan, KA Brantas Terlambat 1 Jam

Keterlambatan lebih dari 1 jam tersebut salah satunya disebabkan karena adanya insiden terputusnya pengait antar gerbong penumpang setelah lepas dari Stasiun Bekasi.

Beberapa menit setelah lepas dari Stasiun Bekasi, seorang petugas On Train Cleaning (OTC) menampakkan wajah panik. “Gerbong berapa ini?” tanyanya sedikit tergesa-gesa.

“Lima pak,” jawab saya.

Tanpa banyak berkata, ia langsung berlari menuju gerbong Kereta Makan (KM) menemui Kondektur Pemimpin (KP). Ada sebuah informasi penting yang ingin segera disampaikannya.

Sementara di bordes sambungan antara gerbong 5 dan gerbong 6, dua orang anggota Pejuang PJKA tampak sedang memotret pengait antar sambungan yang terlepas. Gerbong 5 dan gerbong 6 yang seharusnya saling bersambung rapat, kali ini terputus sejauh kurang lebih setengah meter. Sambungan antar gerbong kereta tinggal menyisakan rantai cadangan penghubung antar gerbong. “Wah ini bahaya,” kata Toni, salah seorang anggota PJKA kepada Fikri, rekannya.

Pengait antar gerbong tampak putus
Pengait antar gerbong tampak putus

Tak sampai lima menit kemudian, seorang petugas Teknisi didampingi petugas KP mendekat ke lokasi. Tanpa banyak berpikir panjang, ia memerintahkan Masinis untuk melakukan pemberhentian luar biasa (BLB). KA Brantas relasi Stasiun Kediri-Pasar Senen itu pun terpaksa diberhentikan secara darurat di Stasiun Kranji sekitar pukul 02.25 WIB.

BLB ini juga memaksa KA Gajahwong yang ada di belakangnya juga berhenti. Jarak kedua kereta terlihat tidak jauh. Jika masinis KA Gajahwong tidak siaga dan waspada, KA Gajahwong bisa menabrak KA Brantas di depannya.

Para petugas KA Brantas pun turun tangan. Tak kurang dari petugas teknisi, KP, petugas OTC, Polsuska, hingga masinis dibantu sejumlah penumpang Brantas yang kebanyakan anggota PJKA pun ikut membantu. Petugas teknisi yang terlihat paling sigap langsung turun ke bawah gerbong mencoba menyambung pengait. Beberapa kali ia mencoba, gagal.

“Pak, ini kayaknya harus dihentak supaya bisa nyambung pengaitnya,” ucap Agus Nur Ichsan, salah seorang anggota PJKA yang juga penumpang Brantas, kepada petugas.

Saran masuk akal dari Agus Nur Ichsan ternyata tokcer. Setelah beberapa kali percobaan dihentak, akhirnya pengait antar gerbong berhasil tersambung sekitar pukul 02.45 WIB. Penghentakan dilakukan dengan cara menjalankan kereta beberapa meter kemudian dilakukan pengereman secara mendadak.

Kereta Brantas pun melanjutkan perjalanan ke Stasiun Jatinegara dan tujuan akhir Stasiun Pasar Senen. Kereta tiba di Stasiun Pasar Senen sekitar pukul 03.30 WIB dengan selamat.

Facebook Comments
About Brama Kumbara 14 Articles
Anggota Paguyuban PJKA Solo, Blogger, Karyawan anak perusahaan BUMN, admin paguyubanpjka.org | Bagi kamu yang punya artikel seputar kereta dan kegiatan PJKA yang ingin dimuat di paguyubanpjka.org, silahkan kirim ke Pejuang.PJKA@gmail.com dengan subjek "Artikel PJKA"

Be the first to comment

Leave a Reply

Your email address will not be published.


*