Laju KA Brantas Terhambat Operasi Gabungan di Prujakan

“Bangun..Bangun.. Pengecekan tiket ulang.. Pengecekan ulang…” kata salah satu petugas PT. KAI yang masuk gerbong 5, didampingi dua personil Polsuska, saat membangunkan Fikri, salah seorang anggota PJKA yang tengah tidur ngolong di bawah kursi nomor 23-24 DE.

Dengan kelopak mata yang masih belum sepenuhnya terbuka, tangan kiri Fikri merogoh tiket di saku celana sementara tangan kanannya membuka smartphone untuk melihat jam. Waktu menunjuk sekitar jam 23.00 WIB. “Hmm… di Prujakan nih kayaknya,” katanya sembari menyerahkan serahkan tiket kepada salah satu diantara petugas yang membangunkannya.

Para petugas dalam operasi gabungan di Stasiun Cirebon Prujakan, Ahad (27/03)
Para petugas dalam operasi gabungan di Stasiun Cirebon Prujakan, Ahad (27/03)

Setelah merasa matanya sudah benar-benar terbuka lebar, Fikri baru menyadari, hanya dia penumpang yang tidur di kolong kursi penumpang yang dibangunkan. Barangkali pemeriksaan acak. Ia pun berjalan ke luar gerbong. Banyak petugas KAI berseragam dinas putih dengan celana biru gelap dan Polsuska serta Polisi Militer.

“Wah ternyata benar-benar ada operasi gabungan nih,” katanya.

Sebelumnya saat di Stasiun Semarang Tawang, ia telah memperoleh informasi bahwa di Stasiun Cirebon Prujakan akan ada operasi gabungan besar-besaran dari salah seorang rekan anggota TNI yang dikenalnya.

***

Di Stasiun Cirebon Prujakan, Brantas berhenti cukup lama. Sekitar 45 menit. Hampir di seluruh gerbong dilakukan pemeriksaan tiket ulang. Pemeriksaan lebih cenderung menyasar kepada para penumpang yang berpostur seperti polisi atau tentara. Pemeriksaan terhadap penumpang umum hanya dilakukan secara acak.

Menurut informasi, Operasi Gabungan ini ingin merazia dan memastikan tidak ada penumpang gelap (penumpang tanpa tiket atau penumpang dengan tiket tidak sampai Jakarta) yang naik kereta Brantas. Belakangan, diperoleh informasi bahwa di Stasiun Tegal, operasi gabungan dari Polri dan TNI ini berhasil menciduk 6 oknum penumpang yang kebetulan anggota TNI yang tidak memiliki tiket sampai tujuan Jakarta.

Artikel Terkait:

Facebook Comments
About Brama Kumbara 14 Articles
Anggota Paguyuban PJKA Solo, Blogger, Karyawan anak perusahaan BUMN, admin paguyubanpjka.org | Bagi kamu yang punya artikel seputar kereta dan kegiatan PJKA yang ingin dimuat di paguyubanpjka.org, silahkan kirim ke Pejuang.PJKA@gmail.com dengan subjek "Artikel PJKA"

Be the first to comment

Leave a Reply

Your email address will not be published.


*