Karena Operasi Gabungan dan Gerbong Putus Sambungan, KA Brantas Terlambat 1 Jam

Perjalanan Kereta Api Brantas relasi Stasiun Kediri-Pasar Senen pada 27-28 Maret 2016 mengalami keterlambatan cukup signifikan. Kereta yang seharusnya dijadwalkan tiba di Stasiun Pasar Senen pada pukul 02.14 WIB baru sampai sekitar pukul 03.30 WIB.

Keterlambatan lebih dari 1 jam tersebut disebabkan setidaknya oleh dua hal. Pertama, karena adanya operasi gabungan Polsuska-POM AU-Polisi Militer di Stasiun Tegal dan Stasiun Cirebon Prujakan. Kedua, karena adanya insiden terputusnya pengait antar gerbong penumpang setelah lepas dari Stasiun Bekasi.

Menurut laporan dari para penumpang yang naik dari Stasiun Kediri, KA Brantas berangkat on time pukul 13.00 WIB sesuai schedule. Memasuki Stasiun Solo Jebres, Brantas tiba terlalu cepat dari jadwal seharusnya. Setelah menunggu Kereta Argo Wilis melintas di Stasiun Solo Jebres dari arah Stasiun Solo Balapan menuju ke Stasiun Madiun, Brantas diberangkatkan sekitar pukul 17.00 WIB menuju Stasiun Semarang Tawang.

Tanpa ada hambatan, KA Brantas melaju cepat cenderung ngebut hingga berhasil tiba di Stasiun Semarang Tawang terlalu cepat. Menurut catatan di jam saya, sampai di Semarang Tawang sekitar pukul 19.00 WIB disambut dengan hujan deras. Padahal seharusnya Brantas tiba di Semarang Tawang pukul 19.12 WIB. Di Semarang Tawang, Brantas berhenti sekitar 30 menit. Kami (para Pejuang PJKA) memanfaatkan waktu dengan berfoto-foto ria. Sejumlah penumpang lainnya ada yang memanfaatkan untuk merokok.

AkuSXC0vxZqrb4cabbNhAzoUsk0LlrDm4_556Tvup484 As9XGnfK2vkNN9NaY0NjxOCN6f7RfWAfb20vMGybuU60 AqewzCE_7IeUdc6fsZF5l7kYGt7WGyBrpxhIQS9pCaha

Setelah Brantas diberangkatkan dari Stasiun Semarang Tawang, saya memilih untuk segera ‘melantai’ (baca: Tidur Ngolong). Kali ini, saya ngolong dengan mas Keo. Sementara yang tidur di kursi, mas Bambang Waskito dan pak Kemis Sukamto.

(Baca: Tidur Ngolong)

Kenyenyakan tidur saya terganggu setelah Brantas tiba di Stasiun Cirebon Prujakan. Dua orang petugas Polsuska dan dua orang petugas KAI berbaju dinas putih membangunkan saya.

“Bangun..Bangun.. Pengecekan tiket ulang.. Pengecekan ulang…” kata salah satu diantara mereka.

 

Di Stasiun Cirebon Prujakan, Brantas berhenti cukup lama. Sekitar 45 menit. Hampir di seluruh gerbong dilakukan pemeriksaan tiket ulang. Menurut pengamatan saya, pemeriksaan menyasar kepada para penumpang yang berpostur seperti polisi atau tentara dan penumpang umum secara acak. Saya menduga, mereka ingin merazia dan memastikan tidak ada penumpang gelap (penumpang tanpa tiket atau penumpang dengan tiket tidak sampai Jakarta) yang naik kereta Brantas. Belakangan, saya diberi tahu bahwa di Stasiun Tegal, petugas KAI dan gabungan dari Polri dan TNI berhasil menciduk 6 oknum penumpang (kebetulan anggota TNI) yang tidak memiliki tiket sampai Jakarta.

(Baca: Laju KA Brantas Terhambat Operasi Gabungan di Prujakan)

Setelah berhenti cukup lama, hampir pukul 24.00 WIB, Brantas diberangkatkan dari Stasiun Cirebon Prujakan. Saya pun melanjutkan tidur hingga terbangun kembali di Stasiun Bekasi. Tak berapa lama berangkat dari Stasiun Bekasi, semula saay mau ke toilet. Sebelum masuk di toilet, saya berpapasan dengan mas Tony yang memberitahu saya kalau rangkaian gerbong kereta Brantas terputus. Sebelum saya lapor ke Kondektur, niatnya saya mau motret. Tapi niat saya terhambat karena di belakang saya sudah datang petugas Teknisi.

Masuk di Stasiun Kranji, KA Brantas pun terpaksa Berhenti Luar Biasa (BLB). Para petugas dibantu sejumlah penumpang berusaha memperbaiki sambungan antar gerbong supaya tersambung. Setelah berusaha kurang lebih sekitar 40 menit, alhamdulillah, pengait antar gerbong dapat tersambung.

(Baca: Sambungan Antar Gerbong Putus, KA Brantas Terpaksa Berhenti di Stasiun Kranji )

Kereta Brantas pun melanjutkan perjalanan ke Stasiun Jatinegara dan tujuan akhir Stasiun Pasar Senen. Kami tiba di Stasiun Pasar Senen sekitar pukul 03.30 WIB dengan selamat.

Facebook Comments
About Brama Kumbara 14 Articles
Anggota Paguyuban PJKA Solo, Blogger, Karyawan anak perusahaan BUMN, admin paguyubanpjka.org | Bagi kamu yang punya artikel seputar kereta dan kegiatan PJKA yang ingin dimuat di paguyubanpjka.org, silahkan kirim ke Pejuang.PJKA@gmail.com dengan subjek "Artikel PJKA"

Be the first to comment

Leave a Reply

Your email address will not be published.


*